Presiden Indonesia membebaskan ratusan narapidana sebagai bagian dari rencana persatuan

Presiden Indonesia membebaskan ratusan narapidana sebagai bagian dari rencana persatuan

Presiden Indonesia membebaskan ratusan narapidana sebagai bagian dari rencana persatuan

Liga335 daftar – Di antara kelompok pertama narapidana yang dibebaskan terdapat para lawan politik terkemuka mantan Presiden Joko Widodo yang dipenjara selama masa jabatannya.
Indonesia telah mulai membebaskan ratusan narapidana dari penjara, termasuk mereka yang dihukum karena tindak pidana politik, setelah parlemen menyetujui tahap pertama dari rencana grasi berskala luas Presiden Prabowo Subianto, yang dilaporkan bertujuan untuk membangun solidaritas nasional.
Kelompok pertama yang terdiri dari 1.

178 narapidana dijadwalkan dibebaskan pada hari Jumat setelah Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengumumkan pada Kamis malam bahwa Subianto telah menandatangani Keputusan Presiden yang memberikan amnesti.
Hanya dua bulan setelah ia menjabat pada Oktober, Subianto – mantan menantu diktator Indonesia Soeharto – mengejutkan bangsa ini dengan menyatakan rencananya untuk memberikan grasi kepada sekitar 44.000 narapidana di seluruh negeri, sebagian besar di antaranya dipenjara karena alasan politik, sebagai upaya untuk membantu menyatukan negara.

Menteri Hukum Agtas mengatakan bahwa narapidana politik dan narapidana dengan me Penderita penyakit mental dan kronis, lansia, anak-anak, serta mereka yang dihukum karena penistaan agama atau penghinaan terhadap pemimpin negara akan diprioritaskan dalam pemberian grasi.
Di antara mereka yang dibebaskan pada hari Jumat adalah para rival terkemuka mantan Presiden Joko Widodo yang dipenjara selama masa jabatannya, termasuk Hasto Kristiyanto, sekretaris jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, satu-satunya partai oposisi resmi di negara tersebut.
Sebagai mantan sekutu mantan Presiden Widodo yang kemudian menjadi kritikus keras, Kristiyanto dijatuhi hukuman tiga setengah tahun penjara pekan lalu atas kasus suap dalam skema penunjukan kursi legislatif tahun 2019.

Setelah dibebaskan pada Jumat malam dari selnya di pusat penahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan, tempat ia ditahan sejak Februari, Kristiyanto berkata kepada kerumunan yang bersorak, “Kita harus belajar dari kejadian ini.”
Agtas mengatakan parlemen juga menyetujui penghentian proses pidana terhadap mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong, yang juga pernah menjadi sekutu Widodo sebelum akhirnya berpisah dengannya. m selama pemilihan presiden 2024 untuk mendukung saingan politiknya, Anies Baswedan.

Lembong dijatuhi hukuman lebih dari empat tahun penjara pada bulan Juli karena dilaporkan menyalahgunakan wewenangnya sebagai menteri dengan memberikan izin impor gula secara tidak semestinya.
“Keduanya [Kristiyanto dan Lembong] telah menunjukkan pengabdian kepada bangsa, dan prioritas kami saat ini adalah memperkuat persatuan bangsa,” kata Agtas.
Enam aktivis kemerdekaan dari wilayah Papua Barat yang rawan konflik di Indonesia, yang sedang menjalani hukuman penjara atas tuduhan pengkhianatan, juga dibebaskan.

Agtas mengatakan pihak berwenang berencana mengajukan daftar kedua yang berisi 1.668 narapidana untuk dibebaskan kepada parlemen dalam waktu dekat.