Indonesia dan Singapura mempererat kerja sama di bidang investasi dan energi ramah lingkungan
Taruhan bola – Indonesia dan Singapura mempererat kerja sama di bidang investasi dan energi hijau
Indonesia dan Singapura memperluas kerja sama di bidang investasi, ekonomi digital, dan energi hijau, dengan kedua negara mengembangkan proyek-proyek di kawasan Batam, Bintan, dan Karimun serta sektor-sektor strategis lainnya. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa kawasan BBK tetap menjadi pilar utama kerja sama ekonomi bilateral. “”Investasi di BBK mencapai US$5,7 miliar pada tahun 2025, meningkat dari tahun sebelumnya,” ujarnya pada hari Selasa.
Komitmen tersebut ditegaskan kembali dalam Pertemuan Menteri Kelompok Kerja Ekonomi Bilateral ke-16 yang digelar di Jakarta pada hari Senin.Pertemuan tersebut dipimpin bersama oleh Airlangga dan Wakil Perdana Menteri serta Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Kim Yong. Airlangga mengatakan pengembangan kawasan perdagangan bebas Batam terus berlanjut, dengan cakupannya diperluas dari delapan pulau menjadi 22 pulau.
Ia menambahkan bahwa Nongsa Digital Park akan terus dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Di sektor manufaktur, th Tahap kedua Kawasan Ekonomi Khusus Kendal akan diperluas sekitar 1.000 hektar untuk menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja.
Di bidang energi hijau, kedua negara sedang menggarap proyek pembangkit listrik tenaga surya yang dikembangkan oleh Sembcorp dan PT Sumber Energi Surya Nusantara.Proyek ini diperkirakan akan selesai tahun depan dan akan memiliki kapasitas pembangkit sebesar 200 megawatt. Proyek ini juga akan dilengkapi dengan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 80 megawatt-jam, menjadikannya salah satu fasilitas tenaga surya skala utilitas terbesar di Indonesia.
Dalam pernyataan bersama, kedua pemerintah menyatakan bahwa kawasan BBK sedang dikembangkan sebagai pusat ekonomi digital regional. Proyek-proyek yang sedang dikembangkan meliputi perluasan Kawasan Ekonomi Khusus Nongsa serta investasi pusat data di Batam dan Bintan. Investor yang terlibat antara lain DayOne, PT Equator Gate System, dan DCI Indonesia.”
Indonesia dan Singapura akan melakukan studi bersama di sektor teknologi di BBK untuk mengidentifikasi peluang dan merumuskan rekomendasi bagi pertumbuhan regional,” kata Airlangga. Gan mengatakan Sin “Singapura tetap menjadi mitra ekonomi strategis bagi Indonesia meskipun ada ketidakpastian ekonomi global dan ketegangan geopolitik.” “Investasi Singapura di Indonesia tetap kuat pada tahun 2025, mencapai sekitar US$17,4 miliar, dan kami tetap berkomitmen untuk menjadi mitra yang dapat diandalkan,” ujarnya.
Kedua negara juga akan meluncurkan Program Pengembangan Petani Muda pada Juni 2026 untuk memperkuat kerja sama di bidang teknologi pertanian.