Indonesia akan membangun pusat olahraga nasional berskala besar di Bogor, Jawa Barat
Liga335 daftar – Indonesia Akan Membangun Pusat Olahraga Nasional Berskala Besar di Bogor, Jawa Barat
Berita terkait: Kementerian menargetkan penyelesaian pusat olahraga nasional di Bogor pada tahun 2029
Berita terkait: Menteri Pemuda dan Olahraga tetap teguh pada efisiensi anggaran di tengah pemangkasan program
Bogor, Jawa Barat (ANTARA) – Kementerian Pemuda dan Olahraga menyatakan bahwa kawasan pusat olahraga nasional yang ditetapkan di Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga berstandar internasional, mulai dari olahraga air hingga dayung.Sekretaris Kementerian, Gunawan Suswantoro, mengatakan Akademi Olahraga Nasional dan Pusat Latihan Tim Nasional akan dibangun untuk mendukung pengembangan 21 cabang olahraga prioritas yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.”Tujuannya adalah melatih atlet-atlet terpilih agar menjadi atlet kelas dunia,” katanya pada hari Senin.
Seluruh fasilitas dan infrastruktur olahraga akan dibangun secara terpadu di atas lahan seluas 500 hektar yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat di kawasan Candali-Cimulang, Kecamatan Rancabungur. Menurutnya, Fasilitas-fasilitas tersebut tidak hanya mencakup arena kompetisi dan latihan, tetapi juga pusat pendidikan, penelitian olahraga, serta asrama atlet. Fasilitas olahraga yang disediakan meliputi renang, atletik, bulu tangkis, panjat tebing, sepak bola, bela diri, dan dayung, yang semuanya terdaftar sebagai 21 cabang olahraga unggulan nasional.
Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan sekolah khusus atlet untuk tingkat sekolah dasar, menengah pertama, dan menengah atas guna mendukung pengembangan jangka panjang para atlet muda. Suswantoro mengatakan bahwa atlet yang bergabung dengan akademi olahraga ini akan direkrut dari seluruh penjuru negeri melalui proses seleksi yang berfokus pada potensi dan prestasi mereka di cabang olahraga masing-masing.Pembangunan pusat olahraga nasional ini diperkirakan menelan biaya sekitar Rp5 triliun (US$277 juta) selama periode tiga tahun.
Tahun ini, pemerintah pusat berfokus pada sinkronisasi perencanaan dan administrasi di seluruh kementerian dan lembaga untuk memastikan pembangunan yang efektif dan efisien. Pembangunan fisiknya akan. Rencananya akan dimulai pada tahun 2027 dan berlanjut hingga tahun 2028, dengan target penyelesaian pada awal tahun 2029.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan bahwa total luas lahan yang sedang disiapkan mencapai sekitar 750 hektar, yang terdiri dari 500 hektar yang dikelola oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga serta sekitar 250 hektar yang dialokasikan untuk Kementerian Pertahanan. ““Sisa 250 hektar akan digunakan untuk memperluas lahan bagi Kopassus (pasukan khusus Angkatan Darat) dan untuk membangun sebuah universitas,” ujarnya.