Laporan terbaru perang Ukraina: Iran menuduh Kyiv melakukan serangan mematikan terhadap kapal Iran di Laut Kaspia

Laporan terbaru perang Ukraina: Iran menuduh Kyiv melakukan serangan mematikan terhadap kapal Iran di Laut Kaspia

Laporan terbaru perang Ukraina: Iran menuduh Kyiv melakukan serangan mematikan terhadap kapal Iran di Laut Kaspia

Liga335 – Kementerian Luar Negeri Iran pada hari Sabtu mengecam apa yang disebutnya sebagai serangan Ukraina terhadap sebuah kapal dagang Iran di Laut Kaspia, yang menurutnya menewaskan seorang pelaut dan melukai satu orang lainnya. Teheran menyebut serangan tersebut sebagai tindakan agresi dan menyatakan akan membela kepentingan nasional serta keamanannya. Perwakilan diplomatik Ukraina di Iran dipanggil, demikian dilaporkan media pemerintah Iran.

Sepanjang perang di Ukraina, Kyiv harus menghadapi drone rancangan Iran yang dioperasikan oleh Moskow, dan Ukraina telah menawarkan keahliannya dalam mencegat drone kepada negara-negara di Timur Tengah yang telah diserang oleh Iran.
Iran dan Rusia adalah dua dari lima negara yang berbatasan dengan Laut Kaspia, dan Rusia mempertahankan kekuatan angkatan laut yang kuat di sana, menjadikan perairan pedalaman tersebut sebagai platform untuk proyeksi kekuatan jarak jauh, serta jembatan strategis vital ke Iran. Kecaman Iran terhadap serangan Ukraina terhadap kapal tersebut bertepatan dengan pernyataan Presiden Volodymyr Zelenskyy bahwa Rusia sedang meneruskan data pengamatan satelitnya operasi di Timur Tengah hingga ke Iran guna memungkinkan negara itu melancarkan serangan di kawasan tersebut.

Zelenskyy pada Sabtu mengatakan di X bahwa Ukraina telah “mencapai hasil yang sangat signifikan melalui serangan jarak jauh di Laut Kaspia – termasuk kapal-kapal yang digunakan dalam pengiriman kargo militer yang melibatkan Iran”.
Zelenskyy juga mengatakan bahwa Rusia ingin mendatangkan ⁠30.000 ⁠tentara Korea Utara ​untuk ikut serta dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun dengan Rusia, dan ⁠sudah bersiap untuk menyambut mereka.

Berdasarkan perjanjian pertahanan bersama, Korea Utara mengirim sekitar 14.000 tentara ke Wilayah Kursk, Rusia, pada tahun 2024 untuk membantu Moskow memukul mundur serangan besar-besaran pasukan Ukraina ke wilayah tersebut. “Persiapan telah berlangsung di Wilayah Voronezh, Rusia, sejak Juni untuk menerima [pasukan Korea Utara],” kata Zelenskyy dalam pidato video malamnya, sambil menambahkan bahwa rezim diktator komunis tersebut sedang bersiap untuk memasok peluncur rudal balistik baru kepada Rusia.

Dua belas orang tewas, termasuk lima anak-anak, dalam serangan drone terhadap sebuah ho Pusat perkemahan liburan di wilayah Zaporizhzhia, Ukraina, yang dikuasai Rusia, demikian disampaikan oleh pemerintah daerah yang ditunjuk Rusia pada Sabtu, sambil menuduh Ukraina secara sengaja menyerang warga sipil. Kyiv belum segera menanggapi permintaan komentar.
Sementara itu, ibu kota Ukraina, Kyiv, diserang oleh pasukan Rusia pada dini hari Minggu, dengan puing-puing yang jatuh memicu kebakaran di setidaknya tiga distrik, kata Wali Kota Vitali Klitschko.

Angkatan Udara Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah menargetkan ibu kota dengan rudal balistik. Namun, peringatan serangan udara dicabut setelah sekitar 50 menit dan Angkatan Udara menarik kembali peringatannya mengenai peluncuran rudal. Klitschko mengatakan satu kebakaran terjadi di lantai ketujuh dan kedelapan sebuah blok apartemen bertingkat di distrik pusat.

Belum ada laporan korban jiwa secara langsung.