Gunung Ibu di Indonesia meletus lagi, memuntahkan lava panas dan kolom asap.
Taruhan bola – 28 Maret 2025 – Gunung Ibu di Maluku Utara meletus pada Rabu malam, memuntahkan lava panas dan kolom asap serta abu setinggi 1.000 meter ke langit, kata seorang pejabat. Gunung berapi yang terletak di Pulau Halmahera itu meletus pada pukul 21.
45 waktu Indonesia Timur, mengeluarkan lava panas yang berkilauan setinggi 300 meter di atas puncak. Seorang pejabat di pos pemantauan Gunung Ibu, Axl Roeroe, mengatakan gunung berapi tersebut juga memuntahkan kolom abu tebal berwarna abu-abu yang bergerak ke arah timur dan mencapai ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut.
“Data seismik mencatat amplitudo maksimum 14 milimeter, dengan letusan berlangsung selama satu menit dan 15 detik,” kata Axl pada Rabu, seperti dilaporkan oleh Kompas. Dia mengatakan suara letusan terdengar di pos pengamatan yang terletak di Desa Gam Ici, sekitar 9 km dari gunung berapi. Belum ada perintah evakuasi baru, tetapi pengunjung dan warga desa telah diperintahkan untuk meninggalkan zona 4 hingga 5 km dari puncak.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk mengenakan masker wajah dan kacamata pelindung jika terjadi hujan abu vulkanik. Pihak berwenang tetap mempertahankan status Gunung Ibu. Pada Level III siaga (waspada), tingkat kedua tertinggi dari sistem peringatan gunung berapi empat tingkat.
Gunung Ibu merupakan salah satu gunung berapi paling aktif di negara ini, meletus sekitar 1.000 kali hanya pada bulan Januari. Letusan besar yang terjadi pada 16 Januari memicu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengevakuasi puluhan warga dari enam desa yang terletak dalam radius 6 kilometer dari puncak gunung.
Letusan di tempat lain sehari sebelumnya, Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), meletus 179 kali, mengeluarkan suara gemuruh dan dentuman yang keras. Seorang pejabat pemantauan gunung berapi, Stanislaus Ara Kian, mengatakan letusan berlangsung antara 27 dan 225 detik, dengan pembacaan seismik berkisar antara 17 hingga 38 milimeter. “Gunung mengeluarkan kolom abu putih-abu yang mencapai ketinggian 200-300 meter di atas puncak.
Material vulkanik juga teramati dalam radius 500 meter dari pusat letusan,” katanya pada Rabu. Stanislaus mengatakan status Gunung Raung tetap pada Level II waspada (peringatan) dan mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di sekitar gunung. Dalam radius 25 km dari puncak gunung.
Pihak berwenang juga mengimbau warga desa Jantona, Lamatokan, Todanara, dan Amakaka – yang terletak di kaki gunung berapi setinggi 1.523 meter – untuk tetap waspada terhadap longsoran batu dan tanah vulkanik. Warga yang tinggal di dekat sungai yang berasal dari Gunung Ile Lewotolok juga diminta untuk tetap waspada terhadap aliran lahar, terutama karena musim hujan masih berlangsung.
Pekan lalu, letusan besar juga terjadi di Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT, mendorong otoritas untuk menaikkan status siaga ke tingkat tertinggi dan mengevakuasi sekitar 5.000 orang dari desa-desa dalam radius 8 km dari puncak gunung. Maskapai penerbangan domestik dan internasional terpaksa membatalkan puluhan penerbangan ke pulau Bali yang berdekatan karena gunung berapi mengeluarkan awan abu yang melambung lebih dari 8 km ke langit.
Letusan tersebut juga menyebabkan seorang petani lokal mengalami luka bakar parah. Ia meninggal dunia pada Kamis setelah menerima perawatan medis.