Pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat pada kuartal kedua
Liga335 – Pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat pada kuartal kedua
JAKARTA
Pertumbuhan ekonomi Indonesia sedikit melambat pada kuartal kedua tahun ini, meskipun data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik pada 5 Agustus masih melampaui perkiraan berkat pengeluaran rumah tangga dan pemerintah yang kuat.
Ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini tumbuh 5,3 persen pada April-Juni, dibandingkan dengan 5,6 persen yang tercatat pada tiga bulan sebelumnya. Namun, angka tersebut lebih baik daripada proyeksi 5,1 persen dalam survei ekonom yang dilakukan oleh Bloomberg.
Pengeluaran rumah tangga, yang menyumbang lebih dari setengah produk domestik bruto, meningkat 5,1 persen, kata pejabat Badan Pusat Statistik (BPS) Moh Edy Mahmud.
“Konsumsi rumah tangga tumbuh kuat, didorong oleh momentum pengeluaran selama liburan dan hari raya keagamaan,” tambahnya.
Pengeluaran pemerintah naik hampir 16 persen.
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan sebesar delapan persen pada tahun 2029 sebagai salah satu tujuan kebijakan utamanya — sebuah target ambisius yang menurut beberapa pakar akan sulit dicapai.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pada hari Senin bahwa pemerintah akan melakukan stimulus ekonomi hingga akhir tahun ini dan memperkirakan pertumbuhan sekitar enam persen pada paruh kedua tahun 2026.
“Saya akan mengerahkan segala upaya, termasuk semua kebijakan yang mungkin dari sisi fiskal dan moneter, untuk memastikan bahwa perekonomian domestik dapat tumbuh sesuai dengan potensi penuhnya,” katanya dalam pidato yang disiarkan di televisi.