Pemerintah membantah adanya relokasi dua perusahaan komponen otomotif ke Vietnam
Taruhan bola – Pemerintah membantah adanya relokasi dua perusahaan komponen otomotif ke Vietnam
Berita terkait: Indonesia mengincar pasar global melalui dorongan industri otomotif yang disesuaikan
Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perindustrian membantah kabar yang beredar bahwa produsen komponen otomotif PT JAI dan PT SAI berencana memindahkan operasinya dari Indonesia ke Vietnam, serta menegaskan bahwa kedua perusahaan tersebut tetap beroperasi seperti biasa.Setelah melakukan penyelidikan internal secara cepat, Juru Bicara Kementerian Febri Hendri Antoni Arif menegaskan bahwa laporan mengenai relokasi dan PHK besar-besaran sama sekali tidak berdasar. “Tidak ada rencana untuk memindahkan fasilitas produksi PT JAI dan PT SAI dari Indonesia ke Vietnam.
Kedua, tidak ada pengurangan tenaga kerja atau PHK di kedua perusahaan industri tersebut,” kata Febri pada hari Selasa. Masalah ini memicu tindakan segera dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, yang menginstruksikan Direktorat Jenderal Logam, Mesin, Peralatan Transportasi, dan Elektronik (ILMATE) kementerian tersebut untuk ve Memverifikasi laporan-laporan tersebut selama akhir pekan, dengan mengutip sensitivitas stabilitas industri dan investasi asing langsung di sektor otomotif Indonesia.Penyelidikan tersebut berfokus pada PT JAI di Kabupaten Pasuruan dan PT SAI di Kabupaten Mojokerto, yang keduanya berlokasi di Provinsi Jawa Timur.
Data dari Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) menunjukkan bahwa kedua produsen tersebut tetap beroperasi penuh dan mematuhi Peraturan Kementerian Perindustrian Nomor 13 Tahun 2025.Meskipun laporan tersebut terbukti tidak benar, Febri mengakui bahwa spekulasi tersebut telah mengganggu rantai pasokan perusahaan-perusahaan tersebut. Beberapa pembeli dan pemasok internasional meminta klarifikasi mengenai kebenaran laporan tersebut serta jaminan mengenai kelangsungan kontrak manufaktur jangka panjang.
“Liputan luas mengenai rumor relokasi dan PHK telah memengaruhi rantai pasokan industri otomotif serta iklim investasi di sektor manufaktur Indonesia,” kata Febri. Peninjauan kementerian tersebut juga menyoroti perusahaan-perusahaan Komitmen jangka panjang es terhadap Indonesia. Total investasi yang telah direalisasikan oleh PT JAI dan PT SAI melebihi Rp1,9 triliun (sekitar US$105,99 juta).
Kinerja produksi di kedua perusahaan tersebut tetap kuat. Selama kuartal pertama tahun 2026, PT SAI memproduksi 1,2 juta komponen, sedangkan PT JAI mencatat produksi sekitar 1,6 juta komponen. Kedua produsen tersebut sepenuhnya berorientasi ekspor dan berperan sebagai penghubung penting dalam rantai pasokan otomotif global.
Menanggapi insiden tersebut, Menteri Kartasasmita telah menginstruksikan pejabat kementerian dan pemerintah daerah di seluruh negeri untuk mengintensifkan pemantauan rutin terhadap kegiatan industri. Pihak berwenang juga telah diarahkan untuk menerapkan langkah-langkah mitigasi dini setiap kali muncul tanda-tanda gangguan rantai pasokan guna mencegah penutupan pabrik atau kehilangan lapangan kerja yang sesungguhnya. “Pemerintah akan terus memantau dan berkoordinasi dengan para pelaku industri untuk memastikan keberlanjutan investasi, stabilitas produksi, kepastian permintaan, serta perlindungan bagi nat “tenaga kerja industri,” kata Febri.