Pemimpin Global dari Indonesia Melakukan Langkah Inovatif dalam Pelacakan Produk Perikanan

Pemimpin Global dari Indonesia Melakukan Langkah Inovatif dalam Pelacakan Produk Perikanan

Pemimpin Global dari Indonesia Melakukan Langkah Inovatif dalam Pelacakan Produk Perikanan

Taruhan bola – ‘Interoperabilitas digital’ ini memungkinkan pertukaran data antara mitra dagang yang menggunakan sistem berbeda. Hal ini sangat penting untuk memberantas praktik ilegal, memverifikasi klaim keberlanjutan, dan memenuhi tuntutan pasar global. Prestasi yang diraih oleh MMAF, yang mengembangkan STELINA dengan dukungan penuh dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), merupakan puncak dari kerja keras selama 4 bulan.

Hal ini menyusul pengumuman pemerintah awal tahun ini mengenai niatnya untuk menjadi negara pertama di dunia yang menyelaraskan sistem yang dipimpin pemerintah dengan standar internasional. Ini menandai langkah besar dalam mendukung pengelolaan perikanan dan budidaya berkelanjutan serta daya saing ekspor negara, sekaligus mengurangi kompleksitas dan meningkatkan efisiensi di seluruh rantai pasokan. “Lulus uji kemampuan GDST merupakan tonggak penting bagi transformasi digital Indonesia dalam pengelolaan perikanan dan budidaya,” kata Machmud, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Daya Saing Produk, MMAF.

“Kepatuhan STELINA terhadap standar internasional “Penerapan standar global ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya serius dalam mewujudkan perikanan berkelanjutan, tetapi juga dalam memastikan kepercayaan, keterlacakan, dan transparansi mulai dari sumber hingga pasar global.” “Tim teknis kami bekerja secara intensif untuk menyelaraskan sistem data STELINA dengan standar GDST,” kata Aulia Riza Farhan, Kepala Pusat Data dan Informasi, MMAF. “Sertifikasi ini membuktikan keandalan desain sistem kami dan memperkuat infrastruktur digital Indonesia untuk keterlacakan produk perikanan.

” Proses pengujian kemampuan dilakukan bekerja sama dengan Institute of Food Technologists (IFT), yang Pusat Ketertelusuran Pangan Globalnya memberikan dukungan teknis dan validasi. “Kami bangga menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju tonggak sejarah global ini,” kata Blake Harris, Direktur Eksekutif, Pusat Ketertelusuran Pangan Global IFT. “Pencapaian terbaru negara ini menunjukkan apa yang dapat dicapai ketika pemerintah, industri, dan mitra teknologi bekerja sama menuju standar bersama.

” Langkah ini telah telah meraih pengakuan global dan dukungan dari industri perikanan. Janti Djuari, Pendiri & CEO Asosiasi Perikanan Pancing dan Jaring Tangan Indonesia (AP2HI) serta Anggota Dewan Pengawas GDST, menyambut baik keberhasilan ini: “Ini adalah tonggak penting bagi Indonesia. Sertifikasi GDST STELINA memperkuat kepercayaan pembeli dan memberikan alat kepada para pelaku industri — mulai dari nelayan tradisional hingga eksportir — untuk menyelaraskan diri dengan standar penelusuran global.

Ini merupakan terobosan menuju penelusuran yang sepenuhnya terintegrasi dan terdigitalisasi dalam rantai nilai perikanan Indonesia.” Pencapaian ini menandai langkah kunci terbaru dalam perjalanan nasional Indonesia menuju traceability perikanan. Berlandaskan hal ini, pada awal 2026, MMAF, GDST, dan AP2HI akan menjadi tuan rumah bersama sebuah forum teknologi traceability nasional, yang akan mempertemukan penyedia perangkat lunak dan perangkat keras terkemuka yang beroperasi di Indonesia untuk mendukung perjalanan mereka sendiri menuju kesesuaian dengan standar GDST.

Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan traceability STELINA lebih lanjut dengan memfasilitasi untuk meningkatkan aliran data perikanan di seluruh negeri. Fokusnya akan tertuju pada komoditas ekspor perikanan terbesar Indonesia: udang air hangat, tuna pancing, dan kepiting biru. Dengan pasar untuk produk-produk ini di Eropa dan Amerika Serikat, kelompok ini berupaya menerapkan standar GDST guna memenuhi tuntutan internasional akan data keberlanjutan yang akurat, konsisten, dan dapat diverifikasi.

Huw Thomas, Direktur Eksekutif GDST, memuji pencapaian terobosan ini dan menyoroti pentingnya perjalanan yang sedang berlangsung. “MMAF telah menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa. STELINA kini menjadi platform penelusuran pemerintah pertama di dunia yang memenuhi standar GDST, menetapkan peta jalan bagi negara-negara lain untuk diikuti.

Fase berikutnya ini akan menghubungkan visi penelusuran Indonesia dengan sistem dan alat praktis yang digunakan industri setiap hari. Ini tentang membuat penelusuran digital bermanfaat bagi semua pihak – mulai dari nelayan dan petani hingga pengecer dan restoran.” Menanggapi bagaimana negara-negara lain dapat mengikuti “Contoh dari Indonesia,” tambah Thomas, “menunjukkan bahwa penelusuran asal-usul produk perikanan bisa jadi rumit dan terkadang menakutkan, itulah sebabnya GDST didirikan.

Kami mendorong siapa pun yang sedang menjalani proses penelusuran asal-usul produk perikanan untuk menghubungi tim kami. Seperti yang telah ditunjukkan oleh Indonesia, dengan tekad, bimbingan, dan kerja sama, penelusuran asal-usul produk perikanan dalam skala nasional dapat terwujud – yang membuka jalan bagi keberlanjutan produk perikanan secara global.