Indonesia berencana membangun pusat keuangan khusus untuk menarik investor: Prabowo

Indonesia berencana membangun pusat keuangan khusus untuk menarik investor: Prabowo

Indonesia berencana membangun pusat keuangan khusus untuk menarik investor: Prabowo

Liga335 – Indonesia Rencanakan Pusat Keuangan Khusus untuk Menarik Investor: Prabowo
Berita terkait: Indonesia Raih Investasi Rp380 Triliun dari Jepang
Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia berencana mendirikan pusat keuangan khusus untuk memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi yang aman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. “Kami berencana mendirikan Pusat Keuangan Khusus dan saat ini sedang mengidentifikasi lokasi yang sesuai,” katanya dalam rapat kabinet di Istana Negara, Jakarta, Rabu.Ia mencatat bahwa gagasan tersebut pertama kali diusulkan beberapa tahun lalu oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, dengan Bali awalnya dipertimbangkan sebagai lokasi.

Prabowo mengatakan usulan tersebut semakin relevan seiring upaya Indonesia meyakinkan investor bahwa iklim bisnisnya tetap stabil meskipun ada ketidakpastian global. Ia menunjuk arus masuk warga negara Rusia dan Ukraina yang pindah ke Bali setelah pecahnya perang pada 2022 sebagai contoh dari dinamika global yang terus berubah. Menurut presiden, pusat keuangan yang direncanakan tersebut berpotensi menarik investor yang sebelumnya menargetkan Timur Tengah namun kini mempertimbangkan kembali langkah mereka akibat meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.

Ia mengatakan bahwa krisis global seharusnya tidak hanya dipandang sebagai risiko, tetapi juga sebagai peluang bagi Indonesia untuk memperluas perannya di bidang ekonomi. Prabowo menambahkan bahwa ketidakpastian pasar memberikan kesempatan untuk meluncurkan inisiatif strategis dan mempercepat program-program pembangunan prioritas. ““Intinya adalah kita memiliki potensi yang besar, tetapi kita harus bekerja lebih keras dan dengan lebih presisi,” katanya.

Pemerintah sedang meningkatkan upaya untuk menarik investasi di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan dan ekonomi digital, guna mencapai target tahun 2026.Indonesia menargetkan untuk mengamankan investasi sebesar Rp2.175 triliun (sekitar US$128 miliar) tahun ini.

Data dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi menunjukkan bahwa realisasi investasi pada tahun 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, melampaui target resmi sebesar Rp1.905,6 triliun.