Jambi — Gubernur Jambi Al Haris menyatakan sebanyak 193 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Provinsi Jambi disiagakan dengan tambahan pasokan bahan bakar.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar tetap aman, terutama menjelang periode peningkatan mobilitas masyarakat.
Antisipasi Lonjakan Permintaan
Pemerintah daerah memperkirakan permintaan bahan bakar akan meningkat seiring meningkatnya aktivitas masyarakat.
Karena itu, SPBU di berbagai wilayah Jambi disiagakan agar mampu melayani kebutuhan masyarakat dengan baik.
Penambahan pasokan juga dilakukan untuk menghindari potensi antrean panjang di SPBU.
Distribusi BBM Dipantau
Pemerintah daerah bersama pihak terkait memantau proses distribusi bahan bakar ke seluruh SPBU.
Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan pasokan BBM tetap lancar hingga ke daerah-daerah.
Dengan distribusi yang terjaga, ketersediaan bahan bakar diharapkan tetap stabil.
Koordinasi dengan Pertamina
Pemerintah Provinsi Jambi juga berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan tambahan pasokan BBM tersedia sesuai kebutuhan.
Koordinasi tersebut penting agar distribusi bahan bakar dapat berjalan efektif.
Kerja sama ini juga bertujuan menjaga stabilitas pasokan energi di wilayah Jambi.
Jaga Kelancaran Mobilitas
Ketersediaan bahan bakar menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Dengan kesiapan SPBU dan tambahan pasokan BBM, pemerintah berharap pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar.
Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat terkait ketersediaan bahan bakar.
Imbauan kepada Masyarakat
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap membeli bahan bakar sesuai kebutuhan.
Dengan penggunaan yang bijak, ketersediaan BBM di seluruh wilayah Jambi diharapkan tetap terjaga.