Tahun ke-15 Asosiasi Alumni Pertahanan Indonesia-Australia, Berkomitmen untuk Kestabilan Wilayah
Liga335 – Jakarta: Tahun ini, Asosiasi Alumni Pertahanan Indonesia–Australia (IKAHAN) merayakan ulang tahun ke-15. IKAHAN mencerminkan komitmen jangka panjang Indonesia dan Australia terhadap hubungan pertahanan yang kuat dan produktif. “Kerja sama pertahanan antara Australia dan Indonesia terus menguat, menunjukkan komitmen kami satu sama lain dan terhadap kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera.
IKAHAN telah memainkan peran kunci dalam memperdalam hubungan antarmasyarakat yang menjadi landasan kerja sama ini,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, seperti dikutip dari pernyataan Kedutaan Besar, Selasa 27 Januari 2026. Australia dan Indonesia telah menjalin hubungan pertahanan yang erat selama lebih dari 75 tahun. Pada tahun 1947, setelah Indonesia memilih Australia sebagai perwakilannya di Komite PBB yang bernegosiasi mengenai perjanjian kemerdekaan, pengamat militer Australia disambut oleh rakyat Indonesia.
Pada awal 1960-an, perwira Angkatan Bersenjata Australia mulai melakukan pelatihan. Di Indonesia, perwira Angkatan Bersenjata Nasional Indonesia (TNI) mulai mengikuti pelatihan di Australia. Sejak saat itu, ribuan perwira Australia dan Indonesia telah bekerja, belajar, dan berlatih bersama.
Pendiri bersama IKAHAN dari Indonesia, Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono mengatakan, “IKAHAN merupakan contoh yang luar biasa tentang nilai dan pentingnya berinvestasi dalam hubungan antarmanusia, terutama bagi negara tetangga yang begitu dekat seperti Indonesia dan Australia. Selamat atas 15 tahun IKAHAN.” Sejak didirikan, IKAHAN telah menjadi jembatan komunikasi dan kerja sama strategis di semua tingkatan, mulai dari kadet hingga pemimpin pertahanan senior dari kedua negara.
Ini adalah cerminan sejati dari penghormatan dan rasa hormat yang kami miliki satu sama lain,” tambah Jenderal (Purn) David Hurley, pendiri IKAHAN dari Australia. Hubungan pertahanan Australia-Indonesia terus mendalam dengan pengumuman Perjanjian Keamanan Bersama Australia-Indonesia oleh Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Albane. Perjanjian ini didasarkan pada Perjanjian Kerja Sama Pertahanan Australia-Indonesia 2024 dan Perjanjian Lombok 2006.
IKAHAN didirikan pada tahun 2011 sebagai asosiasi alumni resmi. Ini adalah asosiasi alumni pertahanan pertama di Indonesia dan saat ini memiliki lebih dari 5.000 anggota, mencakup semua pangkat dan angkatan.