Kemitraan ekonomi Indonesia-Australia akan berfokus pada investasi.
Liga335 – Kemitraan Ekonomi Australia Akan Fokus pada Investasi Jakarta (ANTARA) – Indonesia dan Australia berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama ekonomi di bawah Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA), dengan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, berjanji akan meningkatkan investasi di Indonesia.Kami melihat ini sebagai kesempatan untuk menekankan pentingnya investasi Australia di Indonesia, yang terus meningkat dan diperkirakan akan terus tumbuh,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, setelah forum bisnis bilateral di KTT Ekonomi Indonesia 2026 (IES) di sini pada Rabu.Brazier juga mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Anthony Albanese berencana mengunjungi Indonesia pada awal tahun 2026, dengan harapan kunjungan tersebut akan memberikan momentum untuk memperkuat lebih lanjut kemitraan ekonomi bilateral.
Duta Besar tersebut mengatakan bahwa fokus pada investasi mencerminkan komitmen Australia untuk memperluas kerja sama ekonomi dengan Indonesia di luar perdagangan, menambahkan bahwa Australia telah menunjuk. Prof. Jennifer Westacott, Rektor Universitas Western Sydney, ditunjuk sebagai “duta bisnis” Australia untuk Indonesia.
Sementara itu, Westacott menjelaskan bahwa timnya mendorong perusahaan-perusahaan Australia untuk meningkatkan perdagangan dan investasi dengan Indonesia, dengan misi perdagangan saat ini diharapkan menghasilkan hasil investasi yang konkret.”Minggu ini, kami mengirimkan delegasi Australia yang terdiri dari 19 organisasi dan 29 peserta dari komunitas investor, termasuk manajer dana yang mengelola total aset lebih dari US$1 triliun,” tambahnya.Misi dagang ini berfokus pada identifikasi mitra potensial, skema pembiayaan, proyek bersama, dan peluang investasi jangka panjang di Indonesia, katanya.
Menyoroti kesuksesan IA-CEPA dalam meningkatkan perdagangan bilateral tiga kali lipat sejak diberlakukan lima tahun lalu, Westacott mengatakan bahwa fokusnya saat ini adalah mendorong investasi Australia di Indonesia.Selama pembicaraan dengan mitra Indonesia, ia menyatakan bahwa investor Australia sangat tertarik. Untuk berinvestasi dalam jangka panjang di Indonesia, dengan sektor-sektor yang menjadi fokus termasuk pendidikan, kesehatan, energi bersih, konversi limbah menjadi energi, infrastruktur, dan digital.
Investor Australia juga telah menerima presentasi dari Danantara Indonesia mengenai sektor konversi limbah menjadi energi, dan pembicaraan mengenai potensi investasi kini telah dimulai.”Australia memiliki kemampuan di sektor konversi limbah menjadi energi, dan minggu ini kami memulai pembicaraan untuk menjajaki potensi kemitraan dengan Danantara Indonesia di sektor tersebut,” kata Westacott.