Indonesia masih menjadi 'titik terang' di tengah perekonomian dunia yang bermasalah: IMF
Slot online terpercaya – Segel Dana Moneter Internasional (IMF) terlihat di gedung kantor pusat lembaga keuangan tersebut di Washington, DC, pada 7 April 2021. (AFP/Mandel Ngan) Dana Moneter Internasional (IMF) memuji Indonesia yang berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan mengendalikan inflasi di tengah tekanan faktor eksternal, namun menekankan bahwa Indonesia membutuhkan “bauran kebijakan” yang tepat untuk mengamankan masa depan. Dana Moneter Internasional (IMF) memuji Indonesia karena berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan mengendalikan inflasi di tengah tekanan yang meningkat dari faktor eksternal, namun menekankan bahwa Indonesia membutuhkan “bauran kebijakan” yang tepat untuk mengamankan masa depan.
Menyusul konsultasi Pasal IV 2025 tentang Indonesia, IMF menulis dalam sebuah siaran pers pada hari Sabtu bahwa “Indonesia tetap menjadi titik terang global, dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di tengah lingkungan eksternal yang menantang, dan inflasi diperkirakan akan tetap berada dalam kisaran target”. “Perekonomian Indonesia telah menunjukkan ketangguhannya di tengah goncangan yang merugikan,” ujar Kepala Perwakilan IMF untuk Indonesia Maria Gonzalez dalam menambahkan bahwa produk domestik bruto (PDB) nusantara diproyeksikan akan tumbuh sebesar 5% pada 2025 dan 5,1% pada tahun depan. Sebagai risiko eksternal utama dari proyeksi tersebut, Gonzalez menyebutkan ketegangan perdagangan, ketidakpastian yang berkepanjangan, dan volatilitas pasar keuangan global.
“Dari sisi domestik, perubahan kebijakan yang besar, jika tidak diimplementasikan dengan pagar pengaman yang cukup kuat, dapat membangun kerentanan. Risiko-risiko positif termasuk reformasi struktural yang lebih berani, termasuk dorongan yang lebih cepat dari yang diantisipasi di bidang perdagangan, dan limpahan positif dari pertumbuhan yang lebih kuat di antara para mitra dagang,” ujar Gonzalez. Analisis timnya memproyeksikan defisit fiskal tahun ini ditutup pada 2,8% dari PDB, sejalan dengan proyeksi terakhir pemerintah sebesar 2,78% yang dibuat pada pertengahan tahun, dan di bawah batas legal yang ditetapkan pada 3% dari PDB.
Prospek Setiap Senin Dengan wawancara eksklusif dan liputan mendalam mengenai isu-isu bisnis yang paling mendesak di kawasan ini, “Prospek” merupakan sumber utama untuk tetap menjadi yang terdepan dalam perkembangan bisnis di Indonesia yang berkembang dengan cepat. lanskap bisnis. Lihat Lebih Lanjut Newsletter Dengan mendaftar, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi Daftar Terima kasih telah mendaftar newsletter kami!
Silakan periksa email Anda untuk berlangganan buletin kami. View More Newsletter Defisit berada pada 1,56 persen dari PDB pada akhir kuartal ketiga, dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pada hari Jumat bahwa beberapa lembaga negara telah “menyerah” untuk membelanjakan seluruh anggaran yang dialokasikan kepada mereka untuk tahun ini, dan memilih untuk mengembalikan dana.