Indonesia akan menghidupkan kembali industri tekstil dengan investasi sebesar $6 miliar di sektor hilir.
Liga335 – Indonesia akan menghidupkan kembali industri tekstil dengan investasi $6 miliar di sektor hilir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan industri tekstil negara ini akan “lahir kembali” dengan memperkuat sektor hilir.Oleh karena itu, kami akan menghidupkan kembali industri ini di sektor hilir, terutama di sektor tengah—produksi kain, pembuatan benang, pencetakan, pewarnaan, dan penyelesaian—karena hingga saat ini, sektor hulu dan hilir masih terputus,” ujarnya dalam acara The World Engineering Day for Sustainable Development 2026 di Jakarta pada Rabu.Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berencana mendirikan badan usaha milik negara (BUMN) baru yang berfokus pada tekstil.
Industri tekstil dan garmen dianggap sebagai sektor terdepan dalam menghadapi risiko potensial dari kebijakan tarif AS. Dana investasi BPI Danantara akan mengalokasikan $6 miliar untuk mendirikan BUMN baru yang berfokus pada tekstil. Dana tersebut akan digunakan untuk pembelian barang modal dan implementasi teknologi baru.
Logistik, dan meningkatkan ekspor di sektor tekstil. Berdasarkan studi yang telah selesai, rencana ini akan diikuti dengan penyusunan peta jalan untuk memperkuat industri tekstil dan produk tekstil (TPT).Peta jalan ini bertujuan untuk meningkatkan ekspor dari $4 miliar menjadi $40 miliar dalam 10 tahun ke depan, memanfaatkan permintaan global yang terus meningkat dan integrasi yang lebih dalam dalam rantai nilai industri.
“Kami mendorong ini karena industri ini merupakan industri mode tinggi, bagian dari gaya hidup, dan terus berkembang,” kata Airlangga. “Ini penting untuk membuka pasar, terutama karena Eropa akan menghapus tarif pada 2027. Potensi pertumbuhannya sangat signifikan,” tambah Menteri tersebut.