BMKG memprediksi hujan dan badai petir di seluruh Indonesia hari ini.
Liga335 – TEMPO.CO, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia memperkirakan hujan sedang di beberapa kota di Indonesia pada Senin, 9 Maret 2026. Hujan sedang diperkirakan terjadi di Jakarta, Bengkulu, Bandung, Semarang, dan Tanjung Selor.
Sementara itu, hujan petir diperkirakan terjadi di Bandar Lampung dan Banjarmasin.
Menurut peramal cuaca BMKG, Diahayu R, yang berbicara melalui akun Instagram lembaga tersebut pada Minggu, 8 Maret, hujan ringan juga mungkin terjadi di Medan, Padang, Pangkal Pinang, Palembang, Serang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Samarinda, dan Palangkaraya. Awan tebal dan mendung diperkirakan terjadi di Banda Aceh, Tanjung Pinang, Pekanbaru, dan Jambi.
Kondisi Cuaca di Indonesia Timur Di Indonesia Timur, hujan petir diperkirakan terjadi di Merauke, sementara hujan sedang diperkirakan terjadi di Kupang, Mamuju, dan Makassar. Hujan ringan juga kemungkinan terjadi di Denpasar, Mataram, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya. Siklon Tropis Seeds Diahayu juga melaporkan adanya benih siklon tropis 93S di Samudra Hindia selatan Lampung per Minggu, 8 Maret 2026.
Sistem ini memiliki kecepatan angin sekitar 30 knot dan tekanan udara 999 hektopascal, bergerak ke arah barat daya. Namun, probabilitasnya untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 jam ke depan tetap relatif rendah.
Selama 48–72 jam ke depan, sistem ini diperkirakan akan melemah, dengan kecepatan angin berkurang menjadi sekitar 25 knot dan tekanan udara naik menjadi sekitar 1000 hektopascal sambil terus bergerak ke arah barat daya.
Menurut Diahayu, sistem ini telah memicu angin kencang di lapisan atmosfer bawah di Samudra Hindia selatan dekat Lampung. Angin-angin ini menciptakan konvergensi dan pembelokan angin yang mungkin mendukung pembentukan awan hujan.
Sistem Lain di Dekat Papua Sistem siklon tropis lain, 95W, teramati di Samudra Pasifik utara dekat Papua dengan kecepatan angin sekitar 15 knot dan tekanan udara 1006 hektopascal, bergerak ke barat laut.
Kemungkinan o Kemungkinan sistem ini berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 jam ke depan juga rendah. Dalam 48–72 jam ke depan, sistem ini diperkirakan akan melemah dan secara bertahap menghilang.
Sistem ini juga telah menghasilkan angin kencang dan konvergensi angin di Samudra Pasifik utara dekat Papua, meluas hingga ke Papua Barat utara dan sekitar Halmahera.
Potensi Hujan Lebat Selain itu, sirkulasi siklonik terdeteksi di perairan barat Aceh dan di Laut Sulawesi. Sistem-sistem ini menciptakan zona konvergensi angin yang membentang dari perairan barat Aceh hingga ke wilayah Aceh dan melintasi Laut Sulawesi, kondisi yang dapat memperkuat pertumbuhan awan hujan.
Akibat kombinasi faktor atmosfer ini, potensi cuaca signifikan mungkin terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
BMKG memperingatkan kemungkinan hujan lebat hingga sangat lebat di Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur.