Bali Zoo, Indonesia melarang turis menaiki gajah di tengah tekanan yang semakin besar dari kelompok-kelompok kesejahteraan hewan.
Liga335 daftar – Bali Zoo telah menghentikan layanan naik gajah yang kontroversial, akhirnya menuruti tekanan jangka panjang dari kelompok-kelompok kesejahteraan hewan. Kebun binatang ini, yang merupakan yang pertama di pulau liburan Indonesia, dikenal karena menawarkan layanan naik gajah dengan pemandangan indah bagi para turis.
Selama bertahun-tahun, kebun binatang ini menawarkan wahana gajah seharga sekitar $150 per orang, dengan iklan yang menyebutkan “salah satu jalur gajah terbaik di Bali”.
“Anda akan dibawa oleh salah satu mahout berpengalaman kami dari kursi bangku yang nyaman di atas gajah Sumatra kami melalui jalur pemandangan yang menakjubkan yang melintasi bagian-bagian kebun binatang,” bunyi iklan untuk wahana tersebut.
Foto-foto di halaman media sosial Bali Zoo menunjukkan wisatawan tersenyum saat menaiki punggung gajah melalui air, dipandu oleh seorang pemandu yang memegang tongkat logam. Foto lain menunjukkan staf kebun binatang berdiri di punggung gajah dan berpose untuk foto.
Namun, dalam dekade terakhir, berbagai kelompok telah mengkritik kebun binatang tersebut atas tur gajah yang “tidak etis” dan “kejam”. PETA menuduh Bali Zoo Tentang eksploitasi dan penyiksaan hewan-hewannya, sementara World Animal Protection menuduh kebun binatang tersebut terlibat dalam “praktik-praktik penyiksaan” terhadap hewan-hewannya. Mereka menuduh bahwa bullhooks digunakan untuk mengendalikan hewan-hewan tersebut agar wisatawan dapat ditawari pengalaman seperti naik gajah.
Pada Rabu, Bali Zoo mengumumkan bahwa mereka telah mengambil “langkah maju untuk kesejahteraan gajah” dengan menghentikan aktivitas naik gajah sejak awal tahun. “Bali Zoo telah menghentikan aktivitas naik gajah,” bunyi posting di halaman Facebook mereka. “Keputusan ini mendukung komitmen kami yang berkelanjutan terhadap kesejahteraan hewan, memberikan gajah-gajah kami lebih banyak waktu untuk perilaku alami, interaksi sosial, dan kegiatan penambah kesejahteraan.
“Terima kasih atas dukungan Anda terhadap pembaruan ini.”
Berita ini disambut baik oleh pengikut online kebun binatang, termasuk banyak warga Australia. “Sudah saatnya!
Hal ini seharusnya dilarang di semua kebun binatang dan suaka, bagus sekali,” tulis seorang pengguna Facebook. Kepala Kampanye World Animal Protection ANZ, Suzanne Milthorpe, mengatakan langkah ini mengikuti advokasi bertahun-tahun oleh kelompok tersebut. “Pengumuman ini.
” “Bahwa Bali Zoo menghentikan aktivitas naik gajah mengirimkan sinyal kuat kepada industri pariwisata bahwa naik gajah seharusnya menjadi bagian dari sejarah,” katanya.
Pada Desember, media berita Indonesia The Bali Sun melaporkan bahwa ada dorongan yang semakin kuat untuk menghentikan aktivitas naik gajah bagi wisatawan, yang dipimpin oleh Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam Provinsi Bali. “Pengelolaan gajah harus dilakukan dengan cara yang beradab dan menghormati, karena mereka adalah hewan yang diciptakan oleh Tuhan,” kata Kepala Badan tersebut, Ratna Hendratmoko, kepada media tersebut.