Aktivis vegan Tash Peterson menikmati berselancar di Indonesia saat ia ‘beristirahat’ dari aktivitas aktivismenya di tengah ajang Melbourne Cup.

Aktivis vegan Tash Peterson menikmati berselancar di Indonesia saat ia 'beristirahat' dari aktivitas aktivismenya di tengah ajang Melbourne Cup. Tash

Aktivis vegan Tash Peterson menikmati berselancar di Indonesia saat ia 'beristirahat' dari aktivitas aktivismenya di tengah ajang Melbourne Cup.

Liga335 daftar – Aktivis vegan yang kontroversial ini dikenal karena mengadakan protes berdarah dan mengerikan di Perth. Aktivis vegan yang kontroversial ini dikenal karena mengadakan protes berdarah dan mengerikan di Perth. Kredit: Instagram Aktivis vegan kontroversial Tash Peterson tampak tenang pada hari balap terbesar di Australia setelah ia mengungkapkan bahwa ia “mengambil istirahat dari aktivisme”.

Aktivis vegan terkenal dari Perth ini malah kembali mengaktifkan hobi lamanya yang sebelumnya ia tinggalkan untuk fokus sepenuhnya pada hak-hak hewan.
Wanita berusia 30 tahun itu mengumumkan bahwa dia kembali ke papan selancarnya saat dia mengunggah beberapa foto menakjubkan ke Instagram. “Sangat penting untuk mengambil istirahat sebagai aktivis,” tulisnya dalam postingan terbaru.

Serangkaian foto menunjukkan Ms Peterson berpose dengan papan selancarnya di pantai di Indonesia, mengenakan baju renang satu potong biru cerah dan kacamata pink yang unik. Kamera Icon Wanita berusia 30 tahun itu mengumumkan bahwa dia kembali ke papan selancarnya saat mengunggah beberapa foto menakjubkan ke Instagram. Kredit: Instagram Kamera Icon Ms Peterson mengenakan b Baju renang satu potong biru dan kacamata hitam pink yang unik.

Kredit: Instagram “Jangan biarkan hobi Anda hilang seperti yang saya lakukan!” ia mengingatkan para pengikutnya. Pencipta konten tampaknya sedang menikmati liburan di Indonesia, sementara di Australia hari ini, negara tersebut mengikuti balapan kuda Melbourne Cup di Flemington Racecourse.

Lebih dari 15.000 penonton dari Perth membanjiri Ascot Racecourse pada Selasa untuk acara tahunan tersebut. Pada Januari, Ms Peterson hadir di Ascot Racecourse untuk Perth Cup bersama sekelompok kecil demonstran anti-balap kuda di depan arena balap.

Demonstrasi mereka mencakup “pemakaman kuda” untuk 21 kuda yang tewas di lintasan balap WA sejak Oktober 2021.
Ms Peterson menyiarkan langsung acara tersebut di Facebook sebagai upaya untuk menentang “pembunuhan” yang menurutnya terjadi di industri balap kuda.